Jumat, 11 September 2026

Mendengar Aspirasi Warga Limpung, Polresta Batang Gelar Jum’at Curhat Bahas Narkoba hingga Infrastruktur

 

BATANG – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang terus berkomitmen menyerap aspirasi warga demi menjaga kondusifitas wilayah. Melalui jajaran pejabat utamanya, Polresta Batang menggelar kegiatan "Jum’at Curhat" bersama elemen masyarakat di Mapolsek Limpung pada Jumat (11/9/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung hangat dan interaktif tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolresta Batang, AKBP Dr. Herie Purwanto, S.H., M.H., mewakili Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA. Turut mendampingi sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polresta Batang, jajaran Forkopimcam Limpung dan Banyuputih, para kepala desa, tokoh agama, hingga tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolsek Limpung AKP Andi Fajar menyampaikan gambaran wilayah hukumnya yang memayungi dua kecamatan, yakni Limpung dan Banyuputih, dengan berbagai dinamika ekonomi masyarakat mulai dari UMKM emping melinjo, pertanian, hingga buruh pabrik.

Wakapolresta Batang, AKBP Dr. Herie Purwanto, menegaskan pentingnya wadah komunikasi seperti Jum'at Curhat sebagai sarana menjaring keluhan langsung dari warga. Terlebih, Kabupaten Batang saat ini tengah mengalami perkembangan pesat di sektor kawasan industri yang membawa dampak langsung terhadap dinamika Kamtibmas.

"Polri tanpa bantuan dari masyarakat tidak akan bisa mengawal perkembangan pembangunan di wilayah Kabupaten Batang. Pesatnya pembangunan tentu tidak luput dari potensi penyakit masyarakat. Kami berharap dialog ini memberikan solusi nyata (problem solving) atas permasalahan di lapangan," tegas AKBP Herie.

Dalam sesi tanya jawab, sejumlah perwakilan warga dan kepala desa menyampaikan ragam aspirasi mendesak:

- Pemberantasan Narkoba: Tokoh masyarakat menyoroti maraknya penyalahgunaan narkoba. Menanggapi hal tersebut, pihak Polresta Batang mengungkapkan baru saja mengamankan 25 gram barang bukti di wilayah Banyuputih dan menetapkan Desa Kalisalak sebagai perhatian khusus. Pihaknya mengimbau warga tak ragu melapor melalui layanan Call Center 110 dengan jaminan kerahasiaan identitas.

- Infrastruktur & Jalur Rawan: Kades Plumbon dan Kades Sempu mengeluhkan kondisi jalan rusak, minim penerangan, serta kepadatan arus lalu lintas di jalur Limpung-Tersono dan Limpung-Banyuputih. Polresta Batang berkomitmen mendorong pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bersama instansi terkait untuk mencari solusi perbaikan infrastruktur.

- Ketersediaan SDM & Personel Polri: Aspirasi lain mencakup dorongan peningkatan kualitas SDM lokal agar mampu bersaing di tingkat manajemen industri, pemekaran Polsek Banyuputih, hingga penguatan jumlah Bhabinkamtibmas. Menanggapi keterbatasan personel, Polresta Batang mengonfirmasi telah mengajukan penambahan anggota ke Polda Jawa Tengah.

- Administrasi Pajak Kendaraan: Terkait keluhan syarat KTP asli saat pembayaran pajak kendaraan yang kerap memberatkan warga, pihak kepolisian berjanji meneruskan masukan tersebut ke tingkat pemangku kebijakan (stakeholder).

Seluruh rangkaian kegiatan yang berakhir menjelang waktu salat Jumat tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan kondusif. 

Polresta Batang memastikan masukan yang terkumpul akan ditindaklanjuti demi terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Batang.

Babinsa Bergerak Cepat Tangani Kebakaran Lahan Bambu di Karangnanas


Banyumas – Babinsa Karangnanas Sertu Darsun bersama Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa Karangnanas, warga, dan Unit Pemadam Kebakaran Kembaran bergerak cepat menangani kebakaran yang menjalar di lahan tanaman bambu di Desa Karangnanas, Kecamatan Sokaraja, Banyumas, Jumat (11/9/2026).

Kobaran api berada sekitar 10 meter dari rumah warga. Rumpun bambu yang dipenuhi daun dan bagian tanaman kering membuat api cepat merambat, sehingga penanganan dilakukan bersama untuk membatasi kobaran agar tidak meluas ke sekitar permukiman.

Babinsa bersama warga dan unsur terkait melakukan pemadaman di sejumlah bagian lahan yang masih terbakar. Penanganan kemudian diperkuat mobil pemadam kebakaran dengan menyemprotkan air ke titik-titik kobaran hingga api berhasil dipadamkan.

Kebakaran tersebut terjadi di lahan bambu milik Sunarti, warga Kelurahan Karangkedawung, Kecamatan Sokaraja. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 164 meter persegi.

Dari penanganan di lokasi diketahui, kebakaran bermula saat Sulemi (86) membakar sampah ketika membersihkan lahan. Api kemudian menjalar ke rumpun bambu yang kering hingga membesar.

Setelah api berhasil dipadamkan, Babinsa Karangnanas Sertu Darsun mengimbau warga agar tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat membersihkan lahan. Warga juga diminta lebih berhati-hati dalam menggunakan api di sekitar area yang mudah terbakar. (Pendim 0701/Bms)

Kamis, 10 September 2026

Sambut HUT ke-81 TNI dan HUT ke-78 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0710/Pekalongan Gelar Aksi Donor Darah


PEKALONGAN – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI dan HUT ke-78 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0710/Pekalongan menggelar kegiatan donor darah di Marshalling Area Yonif TP 441/Satria Penatas Angin, Desa Kwagean, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Kamis (10/9/2026).


Aksi kemanusiaan ini melibatkan jajaran personel lintas instansi dan organisasi pendukung, meliputi anggota Kodim 0710/Pekalongan, personel Yonif TP 441/Satria Penatas Angin, Batalyon B Pelopor Satbrimob Pekalongan, jajaran Polres Pekalongan, serta anggota Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0710/Pekalongan.


Dandim 0710/Pekalongan melalui Perwira Penghubung (Pabung) Mayor Cpl Yulian Cahyono menegaskan komitmen TNI dalam membantu masyarakat seperti kegiatan donor darah yang dilaksanakan pada hari ini. 


"Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk Bakti Sosial TNI dalam membantu masyarakat sekitar, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 TNI dan HUT ke-78 Kodam IV/Diponegoro," ujar Mayor Cpl Yulian Cahyono.


Lebih lanjut, Pabung menjelaskan bahwa aksi sosial ini difokuskan untuk menjaga ketersediaan stok darah di wilayah Kabupaten Pekalongan. "Kegiatan ini bertujuan untuk membantu menjaga ketersediaan pasokan darah di PMI Kabupaten Pekalongan yang kian menipis. Melalui aksi sosial ini, kami berharap stok darah yang terhimpun dapat memberikan manfaat nyata dan membantu menyelamatkan nyawa masyarakat yang sedang membutuhkan bantuan medis," pungkasnya. 

Rabu, 09 September 2026

Lawan Penyalahgunaan Teknologi, Polresta Batang Gelar Edukasi dan Pelatihan AI Bagi Pelajar

 


BATANG – Guna membekali generasi muda di era digital, Polresta Batang menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Paham Artificial Intelligence (AI) bagi siswa tingkat SMA/SMK/MA sederajat di Kabupaten Batang. Kegiatan yang berlangsung di SMKN 1 Batang pada Senin (7/9/2026) ini diikuti oleh 116 siswa dengan penuh antusias.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono, S.H., S.I.K., M.H., CPHR., CBA., menyampaikan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam terkait pemanfaatan teknologi AI secara bijak, positif, dan bertanggung jawab.

"Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat. Melalui sosialisasi ini, kami ingin mendorong para siswa agar mampu memanfaatkan AI sebagai sarana pendukung pembelajaran dan pengembangan kompetensi diri, sekaligus membentengi mereka dari dampak negatif penyalahgunaan teknologi," ujar Kombes Pol Warsono.

Tidak hanya menerima materi teori dan praktik, seluruh peserta yang berjumlah 116 siswa SMKN 1 Batang ini juga berhak mendapatkan sertifikat resmi kelulusan program "Paham AI" yang diterbitkan oleh Senopati Academy.

Melalui program edukasi ini, Polresta Batang berkomitmen untuk terus mendukung literasi digital di kalangan pelajar di wilayah Kabupaten Batang. Seluruh rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar.

Prajurit dan PNS Kodim 0701/Banyumas Ikuti Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi dari Denpom IV/1 Purwokerto


Banyumas - Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0701/Banyumas mengikuti Sosialisasi Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Tahun 2026 dari Denpom IV/1 Purwokerto bertempat di Makodim 0701/Banyumas, Rabu (9/9/2026).

Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi Tahun 2026 itu dipimpin Pasi Gakkum Denpom IV/1 Purwokerto Kapten Cpm Akhmad dan juga diikuti para anggota Denpom IV/1 Purwokerto.


Adapun tujuan sosialisasi tersebut untuk menciptakan kedisiplinan, tertib hukum dan mencegah segala bentuk pelanggaran yang dilakukan oleh Prajurit dan PNS jajaran Kodim 0701/Banyumas.

Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir melalui Pasi Intel Kapten Inf Pungkas berpesan kepada seluruh prajurit dan PNS Kodim 0701/Banyumas untuk dapat memanfaatkan Sosialisasi Operasi Gaktib dan Yustisi ini, guna menambah wawasan dan pengetahuan.


Sementara Pasi Gakkum Denpom IV/1 Purwokerto Kapten Cpm Akhmad mengatakan, sosialisasi Opsgaktib ini dilakukan sebagai salah satu upaya preventif untuk meminimalisasi dan menekan angka kecelakaan sekaligus guna mencegah terjadinya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota Kodim dalam berlalu lintas.

Usai kegiatan sosialisasi dilanjutkan dengan pemeriksaan kelengkapan kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas seperti kelengkapan kendaraan serta kelengkapan administrasi surat menyuratnya seperti SIM dan STNK baik dinas maupun umum. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap identitas Kartu Tanda Anggota (KTA) personel. (Pendim 0701/Bms)


839 Prajurit TNI AD Resmi Dilantik, Pangdam IV/Diponegoro Tutup Dikmata Gelombang II 2026


Kebumen – Sebanyak 839 prajurit TNI AD resmi menyandang pangkat Prajurit Dua (Prada) setelah menyelesaikan Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026. Upacara penutupan pendidikan di wilayah Kodam IV/Diponegoro secara resmi dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., di Secata Rindam IV/Diponegoro, Gombong, Kabupaten Kebumen, Rabu (9/9/2026).


Dalam upacara tersebut, Pangdam IV/Diponegoro membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., yang menegaskan bahwa pelantikan tersebut bukan akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan awal pengabdian panjang sebagai prajurit TNI AD.


Dalam amanatnya, Kasad menekankan bahwa para prajurit baru diproyeksikan untuk mendukung pengembangan Satuan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) di berbagai kabupaten. Hal ini dilakukan untuk mendukung percepatan pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah rawan.


Selama dua bulan, para siswa telah menjalani pendidikan intensif yang disusun secara sistematis untuk membentuk cara berpikir, bersikap dan bertindak sesuai norma serta jati diri prajurit TNI AD yang berpedoman pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI. Para prajurit muda selanjutnya diharapkan terus mengembangkan kemampuan teknik dan taktik militer yang telah diperoleh selama pendidikan. 


Kasad juga memberikan empat penekanan kepada para prajurit yang baru dilantik. Mereka diminta memanfaatkan setiap kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan diri, mengasah naluri militer, menjaga disiplin serta mengoptimalkan potensi diri.


Di tengah prosesi penutupan pendidikan, prestasi para siswa juga mendapat perhatian. Tiga nama tercatat sebagai tiga siswa terbaik antara lain Juara pertama diraih Amri Muhammad Dzaki, putra Rokhidi Setiawan, seorang karyawan produksi kursi mebel asal Kabupaten Banyumas. Posisi kedua ditempati Evan Erlangga, putra Edi Budiyanto yang berprofesi sebagai petani bawang merah dari Kabupaten Brebes. Sementara Bimo Dwi Nugroho, putra Alm Nur Arifin, Wiraswasta asal Kabupaten Jepara, meraih posisi ketiga.


Prestasi ketiganya menjadi gambaran bahwa perjalanan menjadi prajurit TNI AD dapat lahir dari berbagai latar belakang keluarga dan profesi. Dari lingkungan pekerja mebel hingga keluarga petani, semangat, kedisiplinan dan kerja keras menjadi bekal penting untuk menapaki kehidupan sebagai prajurit.


Penutupan Dikmata Gelombang II TA 2026 di Secata Rindam IV/Diponegoro sekaligus menandai dimulainya babak baru bagi para prajurit muda TNI AD. Setelah melewati pendidikan dasar keprajuritan, mereka kini dipersiapkan untuk menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara dengan membawa nama baik TNI AD. (Pendam IV/Diponegoro) 

Selasa, 08 September 2026

Percepat Pembangunan KDKMP, Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Desa

Banyumas – Pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Kabupaten Banyumas terus didorong sebagai bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat dari tingkat desa dan kelurahan.



Dalam mendukung percepatan tersebut, pengecekan dan pendampingan dilakukan pada sejumlah lokasi yang dipersiapkan sebagai tempat pembangunan KDKMP. Langkah ini bertujuan memastikan kesiapan lahan serta kelengkapan persyaratan administratif dan teknis sebelum pekerjaan dilaksanakan.


Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain kejelasan status lahan, kesesuaian dengan tata ruang, kondisi dan luas lahan, ketersediaan akses, serta kesiapan fasilitas pendukung. Seluruh tahapan harus dipastikan berjalan sesuai ketentuan agar tidak menimbulkan kendala pada kemudian hari.


Babinsa turut berperan dalam melakukan pendampingan dan pemantauan di wilayah binaan. Kehadirannya menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, pengurus koperasi, dan masyarakat dalam menyukseskan program strategis pemerintah tersebut.


KDKMP nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat menyediakan kebutuhan pokok. Koperasi ini juga diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa yang dapat menampung dan memasarkan produk lokal, mendukung usaha masyarakat, memperpendek rantai distribusi, serta membuka peluang kerja baru.


Melalui pengelolaan yang profesional, transparan, dan sesuai kebutuhan wilayah, KDKMP diharapkan mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Warga tidak hanya menjadi konsumen, tetapi juga dapat terlibat sebagai anggota dan pelaku dalam pengembangan usaha bersama.


Percepatan pembangunan harus tetap diimbangi dengan ketepatan perencanaan dan kepatuhan terhadap ketentuan. Dengan dukungan seluruh pihak, KDKMP di Kabupaten Banyumas diharapkan dapat segera beroperasi dan menjadi motor penggerak kemandirian serta kesejahteraan ekonomi masyarakat desa. (Pendim 0701/Bms)