Sabtu, 10 Oktober 2026

Bukan Sekadar Patroli, Babinsa Hadir Menyapa dan Menjaga

Banyumas - Menjaga keamanan wilayah bukan hanya tentang menyusuri jalan dan memantau situasi, tetapi juga tentang membangun kedekatan dengan masyarakat. Hal inilah yang dilakukan Babinsa melalui patroli wilayah yang diwarnai sapaan hangat dan senyum akrab bersama warga.

 

Di sela-sela patroli, Babinsa Desa Cikembulan Koramil 15/Pekuncen Sertu Agus Daryoko bersama warga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat yang ditemui. Obrolan ringan, sapaan sederhana, hingga senyum yang terbalas menjadi bagian penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara aparat kewilayahan dan warga binaan. Sabtu malam (9/10/2026)


 

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat bukan semata-mata untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Lebih dari itu, patroli menjadi sarana untuk mendengarkan aspirasi warga, mengetahui perkembangan situasi lingkungan, serta memperkuat komunikasi apabila terdapat hal-hal yang perlu mendapat perhatian bersama.

 

Dengan pendekatan yang humanis, Babinsa Sertu Agus Daryoko berupaya menciptakan suasana yang nyaman sehingga masyarakat tidak merasa sungkan untuk berkomunikasi. Kedekatan semacam ini menjadi modal penting dalam membangun kepedulian dan meningkatkan partisipasi warga dalam menjaga keamanan lingkungan.

 

Babinsa Serda Agus juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan, dan menghidupkan semangat gotong royong. Sebab, keamanan wilayah tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat.

 

Senyum warga yang terlihat selama patroli menjadi penyemangat tersendiri dalam menjalankan tugas kewilayahan. Melalui kehadiran yang konsisten dan komunikasi yang terjalin dengan baik, Babinsa berharap hubungan antara TNI dan rakyat semakin erat.

 

Bukan sekadar hadir untuk berpatroli, Babinsa terus berupaya hadir untuk menyapa, mendengar, dan menjaga. Langkah sederhana yang dilakukan secara rutin ini diharapkan mampu memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif. (Pendim 0701/Bms)

Jumat, 09 Oktober 2026

Gerak Cepat Babinsa Bersama TNI-Polri dan Warga, Kebakaran Hutan Pinus di Purwojati Berhasil Dipadamkan

Banyumas – Respons cepat dan sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan penanganan kebakaran hutan pinus milik Perum Perhutani di Desa Kaliputih, Kecamatan Purwojati, Kabupaten Banyumas, Jumat (9/10/2026) malam. Babinsa  bersama anggota Polsek, petugas Perhutani, pemerintah desa, BPBD, relawan, dan masyarakat bergerak bersama untuk memadamkan api agar tidak meluas ke kawasan hutan lainnya.

 

Kebakaran diketahui sekitar pukul 19.30 WIB di kawasan hutan pinus Petak 13H, wilayah RPH Jatilawang, BKPH Jatilawang, KPH Banyumas Timur. Informasi awal mengenai kejadian tersebut diketahui oleh warga yang kemudian segera melaporkannya kepada pemerintah desa dan aparat kewilayahan.

 

Mendapatkan laporan tersebut, Sertu Sugeng Mahfud selaku Babinsa Desa Kaliputih bersama anggota Koramil 18/Purwojati dan unsur terkait segera menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, mereka langsung berkoordinasi dan melakukan upaya pemadaman dengan peralatan seadanya.

 

Di tengah kondisi malam hari, seluruh unsur yang terlibat bahu-membahu mengendalikan kobaran api. Kerja sama antara aparat dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat proses penanganan, sekaligus mengantisipasi agar api tidak merambat ke area hutan yang lebih luas.

 

Kapolsek Purwojati Iptu Tarto, S.H., Babinsa, Kepala Desa Kaliputih Darmono, Bhabinkamtibmas Bripka Hartono, petugas Perhutani, serta perangkat desa, BPBD, relawan, dan masyarakat turut terlibat dalam upaya pemadaman tersebut.

 

Berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.45 WIB. Dengan demikian, penanganan kebakaran berlangsung selama kurang lebih satu jam 15 menit sejak api diketahui.

 

"Kawasan hutan pinus yang terbakar diperkirakan seluas 0,25 hektare dari total luas kawasan sekitar 10 hektare. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak terkait," jelas Babinsa Sertu Mahfud.

 

Kejadian ini kembali menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan. Informasi yang cepat dari masyarakat, diikuti respons sigap aparat serta koordinasi yang baik antarpihak, sangat diperlukan untuk mencegah api meluas dan meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

 

Babinsa bersama unsur terkait juga terus mendorong kepedulian masyarakat terhadap keamanan lingkungan, termasuk segera melaporkan apabila menemukan titik api atau tanda-tanda kebakaran di kawasan hutan.

 

Melalui sinergi TNI, Polri, Perhutani, pemerintah desa, BPBD, relawan, dan masyarakat, diharapkan upaya menjaga kelestarian hutan serta mencegah kebakaran dapat terus ditingkatkan demi keamanan lingkungan dan kepentingan bersama. (Pendim 0701/Bms)

HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro Teguhkan Pengabdian dan Dukung Kesiapan Kodam XXVI/Mataram



Semarang – Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han., memimpin Upacara Peringatan HUT ke-76 Kodam IV/Diponegoro di Lapangan Parade, Kompleks Makodam, Jumat (9/10/2026). Peringatan ini menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian Kodam IV/Diponegoro sekaligus memperbarui tekad untuk terus menjalankan tugas secara profesional dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan mengusung tema “Profesional Disiplin Merakyat”, Kodam IV/Diponegoro terus berupaya menjaga keseimbangan antara kesiapan pertahanan dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. Hal tersebut tercermin dalam dukungan terhadap berbagai program, mulai dari pembangunan KDKMP dan Jembatan Garuda, penguatan ketahanan pangan, penyediaan air bersih melalui program TNI AD Manunggal Air, hingga pembangunan infrastruktur melalui TMMD. Berbagai upaya tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas yang tidak hanya berorientasi pada kesiapan satuan, tetapi juga pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pada rangkaian kegiatan yang sama, Pangdam IV/Diponegoro juga menyerahkan risalah pembentukan satuan baru Kodam XXVI/Mataram kepada Pangdam XXVI/Mataram Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H., Penyerahan ini merupakan bagian dari proses penyiapan dan peralihan organisasi guna mendukung kesiapan Kodam XXVI/Mataram dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Kodam XXVI/Mataram telah diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada peringatan HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026 lalu. Risalah yang diserahkan memuat hasil penyiapan dan verifikasi aspek personel, pangkalan, materiil, serta administrasi yang diperlukan dalam pembentukan satuan baru. Dalam kesempatan tersebut, Pangdam IV/Diponegoro menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah bekerja menyiapkan risalah tersebut. Pangdam juga menyampaikan selamat kepada Mayjen TNI Drajad Brima Yoga, S.I.P., M.H., atas amanah yang diemban, seraya berharap Kodam XXVI/Mataram dapat tumbuh menjadi satuan yang solid, profesional dan mampu menjalankan tugas secara optimal.

Memasuki usia ke-76, Kodam IV/Diponegoro terus menjadikan nilai-nilai keteladanan Pangeran Diponegoro sebagai landasan dalam menjalankan pengabdian. Keberanian, keteguhan, pantang menyerah, kesederhanaan dan rela berkorban menjadi nilai yang senantiasa relevan dalam membentuk prajurit yang tangguh, menjaga kehormatan satuan, serta mempererat kedekatan TNI dengan rakyat. Dengan semangat tersebut, Kodam IV/Diponegoro berkomitmen untuk terus melanjutkan pengabdian bagi bangsa dan negara.

Dirgahayu ke-76 Kodam IV/Diponegoro, “Sirnaning Yakso, Katon Gapuraning Ratu. Kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan hanya akan tercapai apabila segala bentuk angkara murka dan kejahatan telah sirna”. (Pendam IV/Diponegoro)

Kebakaran Lahan Seluas 1 Hektare di Gandarum Kajen Berhasil Dipadamkan


PEKALONGAN – Kebakaran lahan seluas kurang lebih 1 hektare milik Rusban terjadi di Dukuh Windu RT 02/RW 09, Desa Gandarum, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Jumat (9/10/2026).


Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran (Damkar), dan warga setempat bahu-membahu melakukan pemadaman. Sebanyak 12 personel diterjunkan, terdiri dari 1 anggota TNI, 1 anggota Polri, 6 petugas Damkar, dan 4 warga.


Proses pemadaman didukung satu unit mobil Damkar, tiga sepeda motor, serta satu mobil patroli Polsek.


Berkat kerja sama seluruh personel yang terlibat, kebakaran lahan tersebut berhasil dipadamkan pada pukul 13.45 WIB. Situasi di lokasi selanjutnya dilaporkan aman dan terkendali.


Kodim 0710/Pekalongan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran lahan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api guna mencegah kebakaran meluas. 

Kamis, 08 Oktober 2026

Siti Badriah hingga Armada Meriahkan Karnaval SCTV Batang, Polisi Siapkan Pengamanan Berlapis

 

Batang – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang menyiapkan sedikitnya 436 personel gabungan untuk mengamankan gelaran hiburan rakyat Karnaval SCTV yang akan berlangsung di Alun-alun Batang, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/10/2026) dan Minggu (11/10/2026).

Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan menerapkan skema tiga ring. Langkah ini disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengatur pergerakan pengunjung, serta memastikan rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Antusiasme masyarakat diperkirakan tinggi karena Karnaval SCTV menghadirkan sejumlah musisi nasional dan hiburan bagi masyarakat secara gratis. Kondisi tersebut membuat pengaturan arus pengunjung, pemeriksaan barang bawaan, hingga pengawasan kawasan sekitar lokasi menjadi perhatian utama petugas.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono menjelaskan, personel yang disiagakan masih berpotensi bertambah sesuai dengan kebutuhan pengamanan di lapangan.

“Kita rencana sekitar 436 personel, ya mungkin masih bisa ada tambahan. Pola pengamanan kita ada Ring 1, Ring 2, Ring 3. Ring 3 itu nanti di luar untuk patroli. Ada beberapa lajur masuk di Ring 2 untuk kita screening sajam, miras, serta segala macam,” ujar Kapolresta Warsono, Batang, Kamis (8/10/2026).

Dalam skema tersebut, Ring 3 ditempatkan di kawasan luar lokasi acara untuk melakukan patroli dan memantau situasi keamanan di sekitar pusat kegiatan. Sementara itu, Ring 2 difokuskan pada sejumlah akses masuk penonton untuk pemeriksaan atau screening terhadap barang bawaan.

Pemeriksaan ini bertujuan mencegah masuknya barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan, seperti senjata tajam dan minuman keras. Adapun Ring 1 berada di area utama panggung hiburan untuk mendukung pengawasan selama pertunjukan berlangsung.

Selain melibatkan personel kepolisian, Polresta Batang juga memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Satpol PP Kabupaten Batang menyiagakan 60 personel pendukung, sedangkan Dinas Perhubungan turut dilibatkan untuk membantu pengaturan lalu lintas.

Dukungan juga disiapkan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Pemadam Kebakaran guna mengantisipasi kebutuhan pertolongan pertama serta kemungkinan keadaan darurat selama kegiatan berlangsung.

Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran acara, terutama dalam menghadapi kepadatan pengunjung di kawasan Alun-alun Batang dan sekitarnya.

Di tengah persiapan pengamanan, Kaplores mengimbau masyarakat yang hendak menyaksikan Karnaval SCTV agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Penonton diminta memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan, mematuhi arahan petugas, serta menghindari penggunaan perhiasan mencolok untuk mengurangi risiko menjadi sasaran tindak kejahatan.

Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan barang bawaan pribadi dan tidak memaksakan diri memasuki area yang sudah padat. Kepatuhan terhadap aturan dan arahan petugas menjadi bagian penting untuk menjaga kenyamanan bersama selama acara berlangsung.

Karnaval SCTV selama dua hari tersebut akan menghadirkan sederet musisi nasional, di antaranya Siti Badriah, Hello Band, Hijau Daun, Drive, Dadali, Virgoun, dan Armada.

Selain penampilan musik, acara ini juga akan dimeriahkan dengan sesi jumpa pemeran sinetron populer yang menjadi bagian dari rangkaian hiburan bagi masyarakat.

Kehadiran para pengisi acara tersebut diperkirakan menjadi daya tarik bagi warga Batang dan masyarakat dari daerah sekitar untuk datang ke pusat kota.

Dengan persiapan pengamanan berlapis dan dukungan berbagai instansi, Polresta Batang berharap Karnaval SCTV dapat berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti. Masyarakat pun diharapkan dapat menikmati hiburan dengan nyaman, tertib, dan tetap mengutamakan keselamatan selama berada di lokasi acara.

Rabu, 07 Oktober 2026

Kodim 0710/Pekalongan Gelar Latihan Menembak Senjata Ringan Semester II


KOTA PEKALONGAN – Kodim 0710/Pekalongan melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Latbakjatri) Semester II Tahun 2026 di Lapangan Tembak Batalyon Pelopor Brimob Pekalongan, Rabu (7/10/2026).


Latihan tersebut diikuti para prajurit Kodim 0710/Pekalongan sebagai bagian dari pembinaan kemampuan dan keterampilan prajurit, khususnya dalam penggunaan senjata ringan.


Koordinator Latihan Menembak Kodim 0710/Pekalongan, Kapten Inf Sutriyono, mengatakan latihan dilaksanakan dengan tiga sikap menembak, yakni tiarap, duduk dan berdiri.


“Dalam latihan ini, masing-masing sikap menembak menggunakan 10 butir munisi,” ujar Kapten Inf Sutriyono.


Menurutnya, latihan menembak secara rutin penting dilakukan untuk menjaga dan meningkatkan keterampilan prajurit dalam menggunakan senjata ringan, meskipun para prajurit Kodim bertugas di satuan teritorial.


“Tujuan latihan ini untuk menjaga keterampilan menembak senjata ringan prajurit, walaupun kita berdinas di satuan teritorial,” jelasnya.


Ia berharap seluruh prajurit dapat mengikuti latihan dengan sungguh-sungguh sehingga kemampuan menembak tetap terpelihara dan dapat dilaksanakan dengan baik sesuai ketentuan.


“Harapannya, semua prajurit dapat melaksanakan latihan menembak senjata ringan dengan baik,” pungkasnya.


Kegiatan latihan menembak tersebut menjadi bagian dari upaya Kodim 0710/Pekalongan dalam memelihara kesiapan dan profesionalisme prajurit, khususnya dalam kemampuan dasar kemiliteran.  

Polisi Cek Penyebab Mobil Grand Livina Terbakar di Jalur Wisata Gerlang Batang

 

BATANG – Sebuah kendaraan roda empat jenis Nissan Grand Livina terbakar di Jalan Raya Desa Gerlang, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, pada Rabu (7/10/2026) siang sekitar pukul 13.00 WIB. Diduga kuat, insiden tersebut dipicu oleh timbulnya percikan api pada bagian mesin mobil.

Kapolsek Blado, AKP Agus Soepriyanto S.H., membenarkan adanya peristiwa gangguan kamtibmas berupa kebakaran mobil dengan nomor polisi F 1075 LG tersebut. Kendaraan berwarna cokelat itu dikemudikan oleh Bayu Raka Suseno (32), warga Kaum Pandak, Desa Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor.

"Pengemudi beserta keluarganya melaju dari arah Bogor menuju kawasan wisata Dieng. Saat melintas di Jalan Raya Dukuh Kayu Abang, Desa Gerlang, pengemudi mendapati kepulan asap keluar dari kap depan mobil," ujar AKP Agus Soepriyanto dalam keterangannya, Rabu (7/10/2026).

Melihat kepulan asap, pengemudi segera menghentikan kendaraannya di pinggir jalan untuk melakukan pengecekan. Namun, saat kap mesin dibuka, kobaran api sudah membesar dan melahap area mesin. Pengemudi sempat berupaya melakukan pemadaman secara mandiri, tetapi kobaran api dengan cepat menjalar dan merambat ke seluruh badan mobil.

Saksi mata di lokasi, Agus Santoso (40) dan Supriyono (48), warga Desa Gerlang, turut melihat kobaran api yang dengan cepat menghanguskan armada roda empat tersebut.

Petugas dari Polsek Blado yang menerima laporan segera meluncur ke lokasi untuk mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Bersama warga setempat, petugas bergotong-royong memadamkan api secara manual sembari menunggu armada Pemadam Kebakaran tiba di lokasi.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini. Pengemudi dan seluruh penumpang berhasil menyelamatkan diri. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp80 juta," tambah Kapolsek.

Saat ini, lokasi kejadian telah diamankan oleh kepolisian dan situasi di Jalan Raya Desa Gerlang dipastikan kembali kondusif serta lalu lintas berjalan normal.