Tampilkan postingan dengan label Banyumas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyumas. Tampilkan semua postingan
Selasa, 27 Oktober 2026

Gotong Royong TNI dan Masyarakat, Revitalisasi Empat Sekolah di Banyumas Terus Dikebut


Banyumas – Komitmen menghadirkan sarana pendidikan yang lebih layak terus diwujudkan melalui kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 yang dilaksanakan Kodim 0701/Banyumas. Hingga Selasa (27/10/2026), revitalisasi di empat sasaran pendidikan terus berjalan dengan mengedepankan percepatan pengerjaan dan semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat.

Empat sasaran tersebut meliputi rehabilitasi SD Negeri 2 Pasinggangan yang telah mencapai progres 30 persen, TK Pertiwi Desa Dawuhan sebesar 20 persen, PAUD Desa Pasinggangan sebesar 25 persen, serta SD Negeri 4 Pasinggangan sebesar 25 persen. Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pembongkaran dan pembersihan sebagai langkah awal untuk mempersiapkan bangunan memasuki tahapan rehabilitasi selanjutnya.

Di lapangan, personel TNI bersama masyarakat bahu-membahu mengerjakan setiap sasaran. Keterlibatan bersama ini menjadi bagian penting dalam mendorong kelancaran pekerjaan, sekaligus mencerminkan kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap kebutuhan fasilitas pendidikan di lingkungan masyarakat. Setiap tahapan dikerjakan secara bertahap dengan tetap memperhatikan kesiapan lokasi untuk mendukung kelanjutan pembangunan.


Percepatan pengerjaan terus diupayakan agar revitalisasi di seluruh sasaran dapat berjalan sesuai rencana. Semangat kebersamaan menjadi kekuatan yang menyatukan tenaga dan kepedulian berbagai pihak, sehingga upaya perbaikan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian fisik bangunan, tetapi juga pada manfaat yang akan dirasakan oleh para siswa, guru, dan masyarakat dalam jangka panjang.

Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0701/Banyumas turut mengambil bagian dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih layak dan nyaman. Sinergi TNI dan masyarakat dalam kegiatan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menegaskan bahwa kepedulian terhadap pendidikan merupakan investasi penting dalam menyiapkan generasi penerus bangsa yang lebih baik. (Pendam IV/Diponegoro)

Ukur Kebugaran dan Kesiapan Personel, Kodim 0701/Banyumas Gelar Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik II TA 2026


Banyumas – Kodim 0701/Banyumas melaksanakan Tes Kesemaptaan Jasmani Periodik II Tahun Anggaran 2026 di GOR Satria, Purwokerto, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini diikuti personel militer dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kodim 0701/Banyumas sebagai bagian dari pembinaan jasmani untuk memelihara kebugaran dan mendukung profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.

Sebelum mengikuti rangkaian tes, seluruh personel terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh siap mengikuti pengujian. Langkah ini merupakan bagian dari upaya mengutamakan keamanan dan keselamatan peserta dengan memperhatikan kondisi kesehatan sebelum pelaksanaan tes.


Materi tes meliputi Kesegaran Jasmani A berupa lari selama 12 menit untuk mengukur daya tahan tubuh, serta Kesegaran Jasmani B yang mencakup pull-up, sit-up, push-up, dan shuttle run untuk mengukur kekuatan otot serta kelincahan.

Dalam pembinaan TNI AD, kesemaptaan jasmani merupakan bagian penting dalam membentuk prajurit yang tangguh dan profesional. Kemampuan fisik yang terpelihara menjadi modal penting bagi prajurit untuk menghadapi berbagai tantangan dan mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD.


Tes periodik ini juga menjadi sarana evaluasi untuk mengetahui tingkat kebugaran personel melalui pengukuran kemampuan jasmani. Hasil tes memberikan gambaran mengenai kondisi fisik personel sehingga kebugaran dapat terus dipantau sebagai bagian dari pembinaan jasmani yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh personel Kodim 0701/Banyumas dapat terus memelihara kebugaran fisik dan meningkatkan kesiapan jasmani guna mendukung profesionalisme dalam menjalankan tugas. (Pendim 0701/Bms)

Sabtu, 24 Oktober 2026

Dandim 0701/Banyumas Hadiri Apel Kesiapsiagaan Bencana, Perkuat Sinergi Hadapi Musim Hujan

 


Banyumas– Kesiapan menghadapi bencana tidak cukup hanya dengan menyediakan personel dan peralatan, tetapi juga membutuhkan koordinasi yang kuat serta kemampuan bertindak cepat di lapangan. Hal tersebut menjadi fokus Apel Gelar Pasukan dan Peralatan Kebencanaan yang digelar Pemerintah Kabupaten Banyumas di kawasan Bendung Gerak Serayu (BGS), Sabtu (24/10/2026).

Bertindak sebagai pembina apel, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, M.M., didampingi Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir dan Kapolresta Banyumas Kombes Pol. Dhovan Oktavianton, S.H., S.I.K., M.Si. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan lintas instansi dalam menghadapi peralihan musim kemarau ke musim hujan, ketika ancaman banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem perlu diantisipasi sejak dini.

Dalam arahannya, Bupati Banyumas menekankan pentingnya memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, logistik, layanan kesehatan, jalur evakuasi, serta mekanisme komunikasi. Ia juga mengajak seluruh unsur, termasuk TNI dan Polri, memperkuat koordinasi agar penanganan bencana dapat dilakukan secara terpadu dengan mengutamakan keselamatan masyarakat.


Tantangan kebencanaan di Banyumas menjadi perhatian bersama. Hingga 21 Oktober 2026, tercatat 112 desa dan kelurahan di 25 kecamatan terdampak kekeringan. Sementara itu, kebakaran hutan dan lahan terjadi sebanyak 65 kali di sembilan kecamatan dengan luas area terdampak mencapai 59,5 hektare. Memasuki musim hujan, kewaspadaan juga diperlukan terhadap potensi banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Pencegahan BNPB Dr. Abdul Muhari, S.Si., M.T., yang mewakili Kepala BNPB, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra), jajaran BPBD dari Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol).

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Muhari menyoroti pentingnya mitigasi, termasuk penanaman pohon di kawasan rawan longsor, serta kesiapan peralatan yang dapat digunakan secara optimal saat dibutuhkan. BNPB juga membuka peluang dukungan peralatan untuk membantu pemerintah daerah menangani banjir dan kekeringan sesuai kebutuhan serta ketentuan yang berlaku.


Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan pemeriksaan personel dan peralatan, kendaraan operasional, dapur umum, serta dukungan penyaluran air bersih. Rangkaian kegiatan juga mencakup pelepasan tangki distribusi air dan simulasi penanggulangan bencana di Sungai Serayu untuk meninjau kesiapan penanganan di lapangan.

Melalui apel ini, sinergi pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, dan unsur terkait diharapkan semakin kuat dalam menghadapi potensi bencana. Kesiapan yang dibangun sejak tahap pencegahan hingga penanganan di lapangan menjadi bagian penting untuk mengurangi risiko serta melindungi keselamatan masyarakat Banyumas. (Pendim 0701/Bms)

Jumat, 23 Oktober 2026

Bakti TNI AD untuk Rakyat Kodim Banyumas, Pembangunan dan Aksi Sosial Terus Berprogres


Banyumas – Semangat gotong royong TNI dan masyarakat terus mewarnai pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 Kodim 0701/Banyumas hingga hari ke-14, Jumat (23/10/2026). Berbagai sasaran pembangunan mulai menunjukkan hasil nyata, mulai dari akses jalan, talud, drainase hingga fasilitas sanitasi, disertai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pada sasaran infrastruktur, pembangunan rabat beton II sepanjang 120 meter telah rampung 100 persen, sementara rabat beton I sepanjang 412 meter telah mencapai 48 meter pengerjaan. Dua talud dengan panjang masing-masing 125 meter dan 25 meter, lima plat beton di lima titik, serta drainase di satu titik juga telah selesai seluruhnya. Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akses dan menunjang aktivitas warga sehari-hari.

Sementara itu, sejumlah sasaran lainnya masih dalam tahap pengerjaan maupun persiapan. Rehabilitasi 105 unit rumah tidak layak huni (RTLH), termasuk dukungan 21 unit dari Sterad dan 25 unit dari CSR, masih berjalan dengan 5 titik dalam proses pengerjaan. Pembuatan sumur bor di 30 titik dan jambanisasi sebanyak 31 unit turut menjadi sasaran peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Dari sasaran tambahan, penyaluran 10.000 liter air bersih telah dilakukan kepada warga RT 7/3 dan RT 1/3 Desa Sudagaran.

Pembangunan juga mencakup jembatan di 10 titik, rehabilitasi 4 unit sekolah, 6 tempat ibadah, 4 panti asuhan, revitalisasi 1 makam sesepuh, serta pipanisasi di 3 titik. Pipanisasi tersebut direncanakan memberi manfaat bagi 40 kepala keluarga di titik pertama, 10 kepala keluarga di titik kedua dan 106 kepala keluarga di titik ketiga. Secara keseluruhan, kelompok sasaran ini masih berada pada tahap awal dengan progres sekitar dua persen.


Selain pembangunan fisik, berbagai kegiatan sosial telah terlaksana 100 persen, meliputi operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, pemberian kursi roda dan alat bantu jalan berupa kruk serta walker, hingga bazar murah. Penyaluran paket sembako masih mencapai 50 persen, sedangkan operasi katarak direncanakan akan direalisasikan pada tahap berikutnya.

Beragam capaian tersebut menunjukkan bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga pada manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Melalui kerja bersama TNI dan warga, setiap sasaran diarahkan untuk menjawab kebutuhan lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama agar pembangunan tidak sekadar menghasilkan fasilitas, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat. (Pendam IV/Diponegoro)
Kamis, 22 Oktober 2026

Dandim Banyumas Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas


Banyumas – Komandan Kodim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir menghadiri upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Alun-alun Purwokerto, Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur, Kabupaten Banyumas, Kamis (22/10/2026).

Upacara yang dipimpin Bupati Banyumas Drs. H. Sadewo Tri Lastiono, M.M., tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para santri dari berbagai pondok pesantren di Kabupaten Banyumas. Peringatan tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.

Usai mengikuti upacara, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir berharap para santri terus mengembangkan potensi diri, memperluas wawasan, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada masyarakat. Bekal ilmu pengetahuan, akhlak, dan karakter yang kuat menjadi modal penting bagi generasi santri untuk mengambil bagian dalam membangun bangsa.


Menurutnya, semangat santri dalam menuntut ilmu dan mengamalkan nilai-nilai keagamaan perlu berjalan seiring dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman. Dengan demikian, santri dapat berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pendidikan dan sosial hingga ekonomi, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Dandim juga berharap momentum Hari Santri Nasional menjadi dorongan bagi para santri untuk terus berkarya dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Peran tersebut penting dalam menyiapkan generasi muda yang berintegritas, mandiri, dan mampu menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.

Selain menjadi momentum untuk memperkuat kualitas generasi muda, Hari Santri Nasional juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan, merawat keberagaman, dan menumbuhkan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari kontribusi santri dalam memperkokoh kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.


Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” diharapkan terus tumbuh dalam tindakan nyata, melalui pendidikan, karya, dan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan bangsa. (Pendim 0701/Bms)

Sabtu, 17 Oktober 2026

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Perkuat Sinergi Pembangunan di Banyumas dan Kebumen


Banyumas – Pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat menjadi wujud nyata pengabdian TNI AD kepada rakyat. Melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026, Kodam IV/Diponegoro mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dan pelayanan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Banyumas dan Kebumen. Program tersebut resmi dibuka dalam upacara di Alun-alun Banyumas, Kabupaten Banyumas, Jumat (16/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bertindak sebagai inspektur upacara, dengan Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir sebagai komandan upacara. Rangkaian pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta dan penyerahan sarana kerja secara simbolis, penandatanganan naskah perjanjian kerja sama Bakti TNI AD untuk Rakyat, serta pemukulan gong oleh Gubernur Ahmad Luthfi sebagai tanda dimulainya program.

Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengapresiasi pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa pembangunan harus menjawab kebutuhan warga, mulai dari penyediaan sumber air bersih melalui sumur bor hingga rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH). Sinergi TNI, pemerintah daerah, Polri, dunia usaha, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kekuatan penting untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.


Ahmad Luthfi juga menekankan pentingnya keselamatan selama pelaksanaan pekerjaan, komunikasi yang humanis dengan masyarakat, serta pemeliharaan hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Dengan demikian, program ini tidak hanya berorientasi pada penyelesaian sasaran fisik, tetapi juga memastikan hasilnya benar-benar berguna bagi masyarakat.

Upacara pembukaan turut dihadiri Irdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Denny Marantika, M.Han., Asisten Operasi Kodam IV/Diponegoro Kolonel Inf Mahmud, Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Sidik Wiyono, S.H., M.Tr.(Han), Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono, Bupati Tegal H. Ischak Maulana Rohman, S.H., M.H., serta Wakil Bupati Kebumen H. Zaeni Miftah, bersama perwakilan unsur TNI, pemerintah daerah, Polri, dan instansi terkait.

Berdasarkan laporan kesiapan kegiatan, Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun Anggaran 2026 dilaksanakan selama 60 hari dengan melibatkan 450 personel Kodim 0701/Banyumas dan 265 personel Kodim 0709/Kebumen. Sasaran fisiknya meliputi pembangunan jembatan, sumur bor, jalan rabat beton, talud, plat beton, drainase dan pipanisasi, serta rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), jambanisasi, revitalisasi sekolah, dan perbaikan panti asuhan, makam, serta tempat ibadah.


Selain pembangunan fisik, program ini juga menghadirkan berbagai pelayanan kesehatan dan kegiatan sosial, meliputi operasi bibir sumbing dan katarak, donor darah, pemeriksaan kesehatan, pengobatan gratis, serta sunatan massal. Kegiatan lainnya mencakup bazar murah, penyediaan 2.500 porsi makanan gratis, nikah massal, pembagian sembako, kursi roda, alat bantu jalan, kaki palsu, kacamata baca, pemberian susu, serta penanaman pohon.

Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan warga. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, program ini menjadi wujud pengabdian untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Banyumas dan Kebumen. (Pendim 0701/Bms)

Selasa, 13 Oktober 2026

Bangun Jalan hingga Rumah Layak Huni, TMMD Sengkuyung IV Dimulai di Sawangan


Banyumas – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV TA. 2026 resmi dibuka di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Selasa (13/10/2026). Program Kodim 0701/Banyumas ini menyasar pembangunan infrastruktur perdesaan untuk mendukung aktivitas warga sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Banyumas yang dibacakan Ir. Junaidi, M.T., Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Banyumas, TMMD merupakan wujud sinergi TNI dan pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan. Lebih dari pembangunan fisik, program ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong.

Sasaran fisik TMMD kali ini meliputi pembangunan jalan rabat beton, plat beton di lima titik, talud di dua titik, drainase, serta dua unit rumah tidak layak huni (RTLH). Pembangunan jalan diharapkan memperlancar mobilitas warga, sementara plat beton, talud, dan drainase mendukung akses serta membantu meningkatkan keamanan lingkungan. Adapun pembangunan RTLH diharapkan menghadirkan hunian yang lebih layak bagi keluarga penerima manfaat.


Pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjawab kebutuhan masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah. Karena itu, pembangunan desa perlu memperhatikan kondisi dan kebutuhan warga agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung dalam kehidupan sehari-hari.

Selain pembangunan fisik, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD. Semangat gotong royong diharapkan tumbuh selama proses pengerjaan, disertai kepedulian bersama untuk menjaga hasil pembangunan nantinya agar dapat digunakan dan memberikan manfaat dalam jangka panjang.

Sementara itu, Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Edward Samosir berharap, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV dapat menjadi wujud nyata pengabdian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat. Melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan warga, program ini diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sekaligus membuka peluang bagi peningkatan kesejahteraan di Desa Sawangan.


Dandim juga berharap, keterlibatan TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam TMMD dapat memperkuat kepedulian terhadap kemajuan desa. Dengan semangat pengabdian untuk rakyat, pembangunan yang dilaksanakan diharapkan menjadi langkah awal bagi terciptanya lingkungan yang lebih baik dan kehidupan masyarakat yang semakin sejahtera. (Pendim 0701/Bms)

Senin, 12 Oktober 2026

Kebakaran Rumpun Bambu di Gunung Mblubug Banyumas, Babinsa Bersama Aparat Bantu Padamkan Api


Banyumas – Kebakaran melanda kawasan ladang dan rumpun bambu milik warga di Gunung Mblubug, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Kabupaten Banyumas, Senin (12/10/2026) malam. Kebakaran yang diperkirakan menghanguskan lahan seluas 1,5 hektare tersebut berhasil dipadamkan pada pukul 23.30 WIB melalui upaya bersama aparat kewilayahan dan masyarakat setempat.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 19.00 WIB oleh Achmad Syarifudin, Kepala Dusun 2 Desa Tambaknegara. Saat itu, saksi melihat kawasan Gunung Mblubug tampak terang benderang dari kejauhan. Setelah memastikan kondisi tersebut, diketahui bahwa cahaya berasal dari kebakaran yang melanda rumpun bambu di kawasan perladangan warga.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera menghubungi Tislam selaku Kaur Umum Desa Tambaknegara untuk meneruskan informasi kepada aparat kewilayahan, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, agar penanganan dapat segera dilakukan.

Mendapatkan laporan tersebut, Serka Suherlan selaku Babinsa Desa Tambaknegara bersama personel piket Polsek Rawalo segera bergerak menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 19.30 WIB, petugas tiba di wilayah RT 04 RW 06, sebelum melanjutkan perjalanan bersama warga menuju titik kebakaran yang berada di kawasan Gunung Mblubug.

Medan yang sulit dijangkau menjadi salah satu kendala dalam penanganan kebakaran tersebut. Lokasi kebakaran berada cukup jauh dari permukiman dan tidak dapat dijangkau oleh mobil pemadam kebakaran. Oleh karena itu, upaya pemadaman dilakukan secara manual dengan memanfaatkan peralatan seadanya bersama warga setempat.

Berkat upaya bersama tersebut, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB. Luas lahan rumpun bambu yang terdampak diperkirakan mencapai 1,5 hektare. Dalam kejadian ini, tidak terdapat korban jiwa, sementara kerugian materiil berupa lahan perkebunan bambu milik warga yang terbakar.

Hingga laporan ini disusun, penyebab pasti kebakaran belum diketahui dan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Kondisi vegetasi serta faktor lingkungan menjadi hal yang perlu diperhatikan, tanpa mengesampingkan kemungkinan penyebab lainnya.

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di kawasan perladangan dan vegetasi, terutama pada lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam. Kecepatan penyampaian informasi, koordinasi antara aparat kewilayahan dan masyarakat, serta kesiapsiagaan warga menjadi faktor penting dalam mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.

Babinsa bersama unsur terkait dan masyarakat diharapkan terus meningkatkan pemantauan di sekitar lokasi serta mengimbau warga agar menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Langkah pencegahan dan pelaporan dini perlu terus diperkuat guna menjaga keamanan lingkungan dan mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Pendim 0701/Bms)

Karya Bakti TNI AD di Banyumas, Hadirkan Pembangunan yang Menyentuh Kebutuhan Rakyat


Banyumas – Pembangunan infrastruktur dan pembenahan fasilitas masyarakat menjadi bagian dari Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat TA. 2026 yang dilaksanakan Kodim 0701/Banyumas. Memasuki hari ketiga pengerjaan, pada Senin (12/10/2026), sejumlah sasaran di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang dan Desa Gumelar Lor, Kecamatan Tambak, terus menunjukkan perkembangan.

Di Desa Sawangan, pembangunan jalan rabat beton tahap I telah mencapai progres 21 persen, sedangkan pembangunan talud mencapai 33 persen. Sementara itu, pembangunan jalan rabat beton tahap II di Desa Gumelar Lor telah mencapai 25 persen. Pengerjaan tersebut diharapkan dapat memperbaiki akses antar wilayah, memperlancar aktivitas warga, serta mendukung lingkungan yang lebih tertata melalui pembangunan talud dan drainase.

Manfaat program ini juga diarahkan pada kebutuhan dasar masyarakat. Pembangunan jembatan di 10 titik dan sumur bor di 30 titik menjadi bagian dari upaya meningkatkan aksesibilitas serta ketersediaan air bersih. Dibidang hunian dan sanitasi, rehabilitasi 105 rumah tidak layak huni turut dilakasanakan, dengan diperkuat dukungan dari CSR sebanyak 25 unit dan Pemerintah Kabupaten Banyumas sebanyak 25 unit. Pembangunan jambanisasi juga mencakup 31 unit, dengan tambahan enam unit dari Sterad dan 25 unit dari Pemerintah Kabupaten Banyumas.

Karya Bakti ini turut menyentuh fasilitas pendidikan, keagamaan dan sosial melalui revitalisasi empat sekolah, enam tempat ibadah, empat panti asuhan, serta satu makam sesepuh. Berbagai sasaran tersebut mencerminkan perhatian terhadap lingkungan dan fasilitas yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.

Kepedulian kepada warga juga direncanakan diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pelayanan kesehatan, mulai dari operasi bibir sumbing dan katarak, donor darah, sunatan massal, hingga nikah massal. Bantuan paket sembako, kursi roda, kruk dan alat bantu jalan walker, serta bazar murah juga disiapkan untuk membantu masyarakat sesuai kebutuhan masing-masing.

Pelaksanaan Karya Bakti ini melibatkan personel TNI, masyarakat, Linmas dan mahasiswa. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan penting dalam menggerakkan pembangunan sekaligus merawat semangat gotong royong. Melalui kegiatan ini, Kodim 0701/Banyumas berupaya menghadirkan pengabdian yang manfaatnya tidak hanya terlihat pada pembangunan fisik, tetapi juga dirasakan dalam kehidupan masyarakat. (Pendam IV/Diponegoro)

Minggu, 11 Oktober 2026

Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0701/Banyumas Mulai Bangun Jalan di Sawangan


Banyumas – Pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan wilayah. Melalui program Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0701/Banyumas mulai mengerjakan salah satu sasaran pembangunan berupa jalan rabat beton di Desa Sawangan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, Senin (12/10/2026).

Jalan rabat beton sepanjang 815 meter tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas akses warga sekaligus mendukung kelancaran mobilitas dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Infrastruktur jalan yang memadai memiliki peran penting dalam menunjang konektivitas dan memudahkan masyarakat menjangkau berbagai kebutuhan.

Bagi masyarakat desa, jalan bukan sekadar sarana penghubung, tetapi juga penunjang berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan menuju tempat kerja hingga distribusi hasil usaha. Akses yang lebih baik dapat memperlancar pergerakan warga serta mendukung kegiatan sosial dan ekonomi setempat.

Pembangunan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD mendukung pemerataan infrastruktur yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, pembangunan diarahkan agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga dan turut mendorong kemajuan wilayah.


Lebih dari pembangunan fisik, program ini juga membawa nilai kebersamaan dan gotong royong. Keterlibatan TNI dalam pembangunan menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat bersama untuk membangun lingkungan yang lebih baik.

Melalui Bakti TNI AD untuk Rakyat, Kodim 0701/Banyumas terus mendukung pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pembangunan jalan rabat beton di Desa Sawangan diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga dan menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat setempat. (Pendim 0701/Bms)