Tampilkan postingan dengan label batang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label batang. Tampilkan semua postingan
Kamis, 08 Oktober 2026

Siti Badriah hingga Armada Meriahkan Karnaval SCTV Batang, Polisi Siapkan Pengamanan Berlapis

 

Batang – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Batang menyiapkan sedikitnya 436 personel gabungan untuk mengamankan gelaran hiburan rakyat Karnaval SCTV yang akan berlangsung di Alun-alun Batang, Jawa Tengah, pada Sabtu (10/10/2026) dan Minggu (11/10/2026).

Pengamanan dilakukan secara berlapis dengan menerapkan skema tiga ring. Langkah ini disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, mengatur pergerakan pengunjung, serta memastikan rangkaian acara berlangsung aman dan tertib.

Antusiasme masyarakat diperkirakan tinggi karena Karnaval SCTV menghadirkan sejumlah musisi nasional dan hiburan bagi masyarakat secara gratis. Kondisi tersebut membuat pengaturan arus pengunjung, pemeriksaan barang bawaan, hingga pengawasan kawasan sekitar lokasi menjadi perhatian utama petugas.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono menjelaskan, personel yang disiagakan masih berpotensi bertambah sesuai dengan kebutuhan pengamanan di lapangan.

“Kita rencana sekitar 436 personel, ya mungkin masih bisa ada tambahan. Pola pengamanan kita ada Ring 1, Ring 2, Ring 3. Ring 3 itu nanti di luar untuk patroli. Ada beberapa lajur masuk di Ring 2 untuk kita screening sajam, miras, serta segala macam,” ujar Kapolresta Warsono, Batang, Kamis (8/10/2026).

Dalam skema tersebut, Ring 3 ditempatkan di kawasan luar lokasi acara untuk melakukan patroli dan memantau situasi keamanan di sekitar pusat kegiatan. Sementara itu, Ring 2 difokuskan pada sejumlah akses masuk penonton untuk pemeriksaan atau screening terhadap barang bawaan.

Pemeriksaan ini bertujuan mencegah masuknya barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan, seperti senjata tajam dan minuman keras. Adapun Ring 1 berada di area utama panggung hiburan untuk mendukung pengawasan selama pertunjukan berlangsung.

Selain melibatkan personel kepolisian, Polresta Batang juga memperkuat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait. Satpol PP Kabupaten Batang menyiagakan 60 personel pendukung, sedangkan Dinas Perhubungan turut dilibatkan untuk membantu pengaturan lalu lintas.

Dukungan juga disiapkan dari Palang Merah Indonesia (PMI) dan Dinas Pemadam Kebakaran guna mengantisipasi kebutuhan pertolongan pertama serta kemungkinan keadaan darurat selama kegiatan berlangsung.

Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan dapat membantu kelancaran acara, terutama dalam menghadapi kepadatan pengunjung di kawasan Alun-alun Batang dan sekitarnya.

Di tengah persiapan pengamanan, Kaplores mengimbau masyarakat yang hendak menyaksikan Karnaval SCTV agar ikut menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Penonton diminta memanfaatkan kantong parkir resmi yang telah disediakan, mematuhi arahan petugas, serta menghindari penggunaan perhiasan mencolok untuk mengurangi risiko menjadi sasaran tindak kejahatan.

Masyarakat juga diharapkan tetap memperhatikan barang bawaan pribadi dan tidak memaksakan diri memasuki area yang sudah padat. Kepatuhan terhadap aturan dan arahan petugas menjadi bagian penting untuk menjaga kenyamanan bersama selama acara berlangsung.

Karnaval SCTV selama dua hari tersebut akan menghadirkan sederet musisi nasional, di antaranya Siti Badriah, Hello Band, Hijau Daun, Drive, Dadali, Virgoun, dan Armada.

Selain penampilan musik, acara ini juga akan dimeriahkan dengan sesi jumpa pemeran sinetron populer yang menjadi bagian dari rangkaian hiburan bagi masyarakat.

Kehadiran para pengisi acara tersebut diperkirakan menjadi daya tarik bagi warga Batang dan masyarakat dari daerah sekitar untuk datang ke pusat kota.

Dengan persiapan pengamanan berlapis dan dukungan berbagai instansi, Polresta Batang berharap Karnaval SCTV dapat berlangsung lancar tanpa gangguan keamanan yang berarti. Masyarakat pun diharapkan dapat menikmati hiburan dengan nyaman, tertib, dan tetap mengutamakan keselamatan selama berada di lokasi acara.

Jumat, 14 Agustus 2026

Ikuti "ASN Wani Playon", Kapolres Batang Ajak Warga Peduli Kekeringan lewat Wakaf Sumur Bor

 

BATANG – Kegiatan ASN Wani Playon yang digelar Pemerintah Kabupaten Batang bersama Bank Indonesia (BI) Perwakilan Tegal tidak hanya menjadi ajang olahraga dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang diikuti sekitar 500 aparatur sipil negara (ASN) di Halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (14/8/2026), juga dikemas sebagai kegiatan sosial melalui penggalangan wakaf untuk membantu pembangunan sumur bor bagi masyarakat yang mengalami kekeringan.

Kapolres Batang Kombes Pol Warsono saat ditemui wartawan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat kebersamaan antara pemerintah, aparat, dan masyarakat.

"Ini dikemas kegiatan bakti sosial. Hari ini ada wakaf untuk pembangunan sumur bor di Kabupaten Batang, tapi dikemas dengan kegiatan olahraga," kata Warsono saat ditemui di sela kegiatan ASN Wani Playon, Jumat.

Menurut Kombes Warsono, penggalangan wakaf tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan akses air bersih, terutama di wilayah Kabupaten Batang yang terdampak kekeringan.

Ia mengajak pemerintah daerah bersama masyarakat ikut berkontribusi agar pembangunan sumur bor dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

"Harapannya kegiatan ini membawa manfaat dengan kita sama-sama menimbulkan rasa sosial. Tujuannya untuk kita sosial kepada masyarakat yang membutuhkan sumur bor," ujarnya.

Kombes Warsono berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial dalam rangka memperingati kemerdekaan. Menurut dia, semangat kebersamaan yang dibangun harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

"Harapannya pemerintah daerah Kabupaten Batang beserta seluruh masyarakat sama-sama memberikan bantuannya supaya ini bisa memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar Kabupaten Batang," tutur Warsono.

Program penggalangan wakaf tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Pemkab Batang dan BI Tegal dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BI Tegal Bimala mengatakan, dana wakaf yang terkumpul dari sejumlah kegiatan akan digunakan untuk mendukung pembangunan sumur bor di wilayah yang membutuhkan.

"Penempatannya nanti dilihat dari hasil pengumpulan wakaf selama beberapa kegiatan ini. Nanti akan disesuaikan dengan apa yang dipropose," kata Bimala.

Bimala berharap program pembangunan sumur bor tersebut dapat direalisasikan pada tahun ini.

Selain menggalang kepedulian sosial, kegiatan juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan transaksi pembayaran digital menggunakan QRIS kepada ASN.

BI Tegal turut mendukung program digitalisasi tersebut sebagai bagian dari sinergi dengan Pemkab Batang.

Bimala mengatakan, keterlibatan BI dalam kegiatan ASN Wani Playon merupakan bagian dari komitmen mendorong digitalisasi di Kabupaten Batang.

"Kami melihat bahwa semangat Pak Bupati dan Pak Wabup untuk mendorong digitalisasi ini luar biasa. Sehingga kami masuk di sini," katanya.

Selain kegiatan olahraga, peserta juga mendapatkan kesempatan memperoleh berbagai hadiah melalui doorprize yang disediakan panitia.

Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Batang bersama BI dan berbagai pihak berupaya menggabungkan semangat kemerdekaan dengan gaya hidup sehat, digitalisasi, serta kepedulian sosial terhadap masyarakat yang membutuhkan akses air bersih.

Minggu, 09 Agustus 2026

Hari Pertama Bertugas, Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono Sowan ke Bupati dan Kejari Perkuat Sinergi Keamanan serta Investasi

 

BATANG – Mengawali hari pertama bertugas sebagai Kapolresta Batang, Kombes Pol Warsono langsung bergerak cepat memperkuat sinergi dengan sowan dan bersilaturahmi ke Pemerintah Kabupaten Batang dan Kejaksaan Negeri Batang.

Melalui agenda silaturahmi yang berlangsung pada Jumat (7/8/2026), Kapolresta baru tersebut menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), mendukung penegakan hukum, sekaligus menciptakan iklim investasi yang kondusif di Kabupaten Batang.

Dalam kunjungan tersebut, Kombes Pol Warsono didampingi Wakapolresta Batang Kompol Indra Hartono bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polresta Batang, di antaranya Kabag Ops, Kasatreskrim, Kasatlantas, Kasatresnarkoba, Kasat Intelkam, Kabag Logistik, Kasi Propam, serta sejumlah PJU lainnya.

Agenda pertama diawali dengan silaturahmi ke Kantor Bupati Batang. Pertemuan berlangsung hangat dan membahas sejumlah isu strategis, mulai dari penguatan keamanan wilayah, sinergi pelayanan publik, penegakan hukum, hingga dukungan terhadap percepatan investasi yang tengah berkembang di Kabupaten Batang.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono mengatakan, koordinasi lintas lembaga menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah, terlebih Kabupaten Batang kini berkembang sebagai salah satu kawasan industri strategis nasional.

"Kami ingin memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Batang dalam menjaga harkamtibmas, mendukung penegakan hukum, serta memastikan iklim investasi di Kabupaten Batang tetap aman dan kondusif. Keamanan adalah fondasi utama bagi pembangunan daerah," ujar Kombes Pol Warsono.

Selain membahas keamanan, Warsono juga meminta dukungan Pemerintah Kabupaten Batang untuk meningkatkan minat generasi muda menjadi anggota Polri.

Menurutnya, potensi sumber daya manusia di Kabupaten Batang cukup besar sehingga perlu mendapatkan pembinaan sejak dini agar mampu bersaing dalam seleksi penerimaan anggota Polri, baik jalur Bintara maupun Akademi Kepolisian (Akpol).

Menanggapi hal tersebut, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyatakan siap memberikan dukungan penuh melalui program pembinaan dan pelatihan bagi putra-putri daerah yang ingin mengabdi sebagai anggota Polri.

"Kami siap membantu, termasuk menganggarkan program pelatihan bagi calon anggota Polri dari Kabupaten Batang. Kami ingin semakin banyak generasi muda Batang yang berhasil lolos menjadi anggota Polri dan membawa nama baik daerah," kata Faiz.

Ia menambahkan, pemerintah daerah juga akan melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap peserta pelatihan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta Polresta Batang terus mendukung pengamanan sektor pariwisata yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.

Menurut Faiz, keamanan destinasi wisata menjadi faktor penting dalam meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menarik minat investor.

"Kami berharap Polresta Batang terus bersinergi menjaga keamanan kawasan wisata, baik pantai, pegunungan, perkebunan maupun destinasi alam lainnya. Dengan keamanan yang terjaga, sektor pariwisata dan investasi akan tumbuh semakin baik," ujarnya.

Menanggapi harapan tersebut, Kombes Pol Warsono menegaskan kesiapan jajarannya untuk memberikan dukungan penuh terhadap pengamanan seluruh sektor strategis, termasuk investasi jangka pendek maupun jangka panjang.

Usai bertemu Bupati, rombongan Polresta Batang melanjutkan silaturahmi ke Kejaksaan Negeri Batang.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara aparat penegak hukum dalam mewujudkan pelayanan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.

Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Rymond Ali, menyambut baik kunjungan Kapolresta Batang beserta jajaran.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan kejaksaan merupakan modal penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum.

"Kami menyambut baik silaturahmi ini sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi penegakan hukum. Sinergi yang telah terjalin selama ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Rymond Ali.

Ia menambahkan, Kejari Batang siap terus membangun komunikasi yang intensif bersama Polresta Batang dalam setiap penanganan perkara agar seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kombes Pol Warsono berharap sinergi yang telah terjalin baik selama ini dapat semakin diperkuat melalui komunikasi yang terbuka dan koordinasi yang berkesinambungan.

"Polri tidak bisa bekerja sendiri. Keberhasilan menjaga keamanan, memberikan kepastian hukum, dan mendukung pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Karena itu, kami ingin terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, kejaksaan, TNI, dan seluruh elemen masyarakat," pungkasnya.

Rabu, 15 Juli 2026

Perkuat Sinergitas Antar Penegak Hukum, Kapolres Batang Sambangi Kejaksaan Negeri untuk Jaga Kondusifitas Wilayah Batang

 

BATANG – Dalam upaya memperkuat koordinasi lintas sektoral serta menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Batang, AKBP Veronica, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Batang pada Rabu pagi (15/7/2026). 

Kunjungan ini merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan persepsi antar Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menghadapi berbagai dinamika di wilayah Kabupaten Batang.

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung hangat ini dilaksanakan di Ruang Kerja Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Batang mulai pukul 08.45 WIB hingga 09.45 WIB. Kehadiran Kapolres Batang beserta jajaran Pejabat Utama (PJU) disambut langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Dr. Raymond Ali, S.H., M.H., yang didampingi oleh jajaran Kepala Seksi (Kasi) Kejari Batang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Batang AKBP Veronica menegaskan bahwa hubungan baik yang telah terjalin harmonis selama ini antara Polres Batang dan Kejaksaan Negeri Batang harus terus dijaga dan ditingkatkan. Menurutnya, kesolidan institusi hukum adalah kunci utama dalam memberikan kepastian hukum yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

"Polres Batang dan Kejaksaan Negeri Batang merupakan satu kesatuan yang tidak bisa terpisahkan dalam penegakan hukum.

Melalui silaturahmi ini, kami berkomitmen untuk terus bersinergi, berkoordinasi secara aktif, serta menjaga soliditas guna mengawal kondusifitas Kamtibmas di wilayah Kabupaten Batang," ujar AKBP Veronica.

Kapolres juga mengimbau jajarannya serta masyarakat luas agar tetap bijak menyikapi perkembangan situasi nasional, terutama dengan tidak mudah terpengaruh oleh penyebaran informasi palsu (hoaks) yang sengaja dirancang untuk memecah belah sinergitas antara Polri dan Kejaksaan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Dr. Raymond Ali, S.H., M.H., memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja ini. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk terus bersinergi, mempercepat komunikasi penanganan perkara, serta meminimalisasi hambatan dalam proses penegakan hukum melalui komunikasi yang intensif.

Pertemuan penting ini turut dihadiri oleh jajaran kunci dari kedua instansi, antara lain Kasat Intelkam Polres Pemalang AKP Samsul Ma’arif, S.H., M.H., Kasat Lantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah, S.T.K., S.I.K., Kasat Reskrim Polres Batang IPTU Albertus Sudaryono, S.H.

Sementara dari pihak Kejari Batang, turut mendampingi Kasi Tindak Pidana Umum Bambang Widianto, S.H., Kasubbag Pembinaan Fajar Nurhesdi, S.H., M.H., Kasi Tindak Pidana Khusus Anton Zulkarnaen, S.H., M.H., serta Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Misael Asarya Tambunan, S.H., M.H.

Melalui komitmen bersama ini, Polres Batang dan Kejari Batang sepakat untuk mengoptimalkan pertukaran informasi, penanganan perkara, serta pengamanan berbagai agenda daerah maupun nasional ke depan guna mewujudkan wilayah Kabupaten Batang yang aman, tertib, dan kondusif. (Humas Polres Batang)

Rabu, 08 Juli 2026

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Batang Anugerahkan Pemenang AI Competition Kapolres Batang Cup 2026

 

BATANG – Polres Batang menggelar penganugerahan AI Competition Kapolres Batang Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam mendorong lahirnya generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, khususnya di bidang Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

Wakapolres Batang Kompol Indra Hartono membacakan sambutan Kapolres AKBP Veronica menegaskan, bahwa perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan, telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, kemajuan teknologi harus dipandang sebagai peluang untuk melahirkan inovasi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Di balik setiap tantangan perkembangan teknologi selalu terdapat peluang bagi mereka yang memiliki kreativitas, integritas, dan kemauan untuk terus belajar. Karena itu, generasi muda tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus mampu menjadi pencipta inovasi dan solusi bagi masyarakat," ujarnya, Rabu (8/7/2025) di Rupama Polres setempat.

Ia menjelaskan, AI Competition Kapolres Batang Cup 2026 diinisiasi sebagai wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas, kemampuan berpikir inovatif, serta kompetensi di bidang kecerdasan buatan. Kompetisi tersebut tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran dan kolaborasi dalam menghadapi transformasi digital.

Ia menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan fungsi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki komitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Menurutnya, penyelenggaraan AI Competition sejalan dengan komitmen Kapolda Jawa Tengah melalui gerakan #JatengYoungMovement, yang bertujuan membangun generasi muda Jawa Tengah yang cerdas, adaptif, inovatif, dan berkarakter.

"Investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah memberikan ruang kepada generasi muda untuk belajar, berkompetisi secara sehat, dan menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan kompetisi. 

Ucapan terima kasih disampaikan kepada Roban TV, Forum Wartawan Polres Batang, Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Batang, Forum Penggiat Media Sosial, dewan juri, institusi pendidikan, para guru pendamping, serta seluruh peserta yang telah berpartisipasi.

Ia menilai kolaborasi antara Polri, media, dunia pendidikan, dan masyarakat merupakan bentuk sinergi yang mampu menghasilkan program-program positif dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Batang.

Kepada para peserta, Kapolres berpesan agar menjadikan kompetisi sebagai sarana belajar dan mengembangkan kemampuan, bukan sekadar ajang meraih kemenangan. Menurutnya, keberhasilan sejati diukur dari kemampuan memanfaatkan ilmu pengetahuan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Teruslah belajar, jangan pernah berhenti berinovasi, dan manfaatkan Artificial Intelligence secara cerdas, bijaksana, beretika, serta bertanggung jawab," pesannya.

Penganugerahan AI Competition Kapolres Batang Cup 2026 diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem inovasi digital di Kabupaten Batang sekaligus memperkuat peran Polri sebagai institusi yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia menuju Indonesia yang semakin maju di era transformasi digital.

Minggu, 17 Mei 2026

Komitmen Ketahanan Pangan, Polres Batang Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

 

Batang - Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II dalam rangka mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026 digelar di Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Sabtu (16/5/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program nasional yang dirangkaikan dengan Ground Breaking 10 Gudang Ketahanan Pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri melalui zoom meeting bersama Presiden Republik Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri Plh Kapolres Batang Kompol Indra Hartono, Kepala Dispaperta Kabupaten Batang Sutadi Ronodipuro, Kepala Gudang Bulog Kandeman Arif Tri Prasetyo, jajaran pejabat utama Polres Batang, unsur Forkopimcam Tulis dan Kandeman, serta perangkat Desa Jolosekti.

Panen raya dilaksanakan di lahan milik Wahyudi yang berada di Dukuh Jolosekti, Desa Jolosekti, Kecamatan Tulis. Lahan jagung yang dipanen memiliki luas sekitar 6.000 meter persegi dan menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Kompol Indra Hartono bersama jajaran dan instansi terkait turut menyerahkan bibit jagung kepada Warnoto selaku penggarap lahan. Penyerahan bibit itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat sekaligus mendorong keberlanjutan sektor pangan di wilayah Kabupaten Batang.

“Penyerahan bibit itu menjadi simbol dukungan Polri terhadap keberlanjutan sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Batang,” ujar Kompol Indra Hartono.

Usai pelaksanaan panen raya, seluruh peserta mengikuti zoom meeting nasional bersama Presiden RI Prabowo Subianto yang dipusatkan di Balai Desa Jolosekti. Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan sambutan Kapolri Listyo Sigit Prabowo terkait komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Selain sambutan, peserta juga menyaksikan penayangan video program ketahanan pangan Polri yang memperlihatkan berbagai langkah strategis kepolisian dalam mendukung swasembada pangan nasional. Program tersebut meliputi pengembangan sektor pertanian, pembangunan gudang pangan, hingga penguatan distribusi hasil panen masyarakat.

Kompol Indra Hartono menyampaikan bahwa kegiatan panen raya jagung serentak ini menjadi bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

“Keberhasilan program swasembada pangan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut diharapkan produksi jagung di Kabupaten Batang terus meningkat sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para petani di daerah.

Kamis, 14 Mei 2026

Polisi Identifikasi Korban Tertemper KA Majapahit di Batang lewat Sidik Jari

 

BATANG – Suasana malam di jalur perlintasan kereta api Desa Ponowareng, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, mendadak berubah mencekam setelah seorang pemuda dilaporkan meninggal dunia akibat tertemper Kereta Api Majapahit jurusan Jakarta–Kediri, Selasa (12/5/2026) malam.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 22.25 WIB di petak jalan Ujungnegoro–Kuripan tepatnya di KM 71+600. Korban diketahui bernama Kurniawan bin Dayat (26), warga Blok Pilang, Desa Balareja, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Berdasarkan laporan masinis KA Majapahit, Dwi S., korban saat itu berada di area terlarang di sekitar jalur rel ketika kereta melintas dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Kediri. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindarkan hingga korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

PS Kasubsi PIDM Humas Polres Batang, Ipda Sri Widadi, mengatakan pihak kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masinis kereta.

“Identitas korban berhasil diketahui melalui alat identifikasi sidik jari IPS pada jari tengah kiri korban. Hasilnya diketahui korban bernama Kurniawan bin Dayat, warga Kabupaten Indramayu,” jelasnya.

Usai kejadian, Kapolsek Tulis bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Batang langsung melakukan evakuasi jenazah dan meminta keterangan sejumlah saksi di lokasi. Dua saksi yang dimintai keterangan yakni Abdullah (49) dan Okky (24), seorang petugas keamanan setempat.

Saat ini, jenazah korban berada di RSUD Kalisari Batang sambil menunggu kedatangan pihak keluarga dari Indramayu.

Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di sepanjang jalur rel kereta api karena sangat membahayakan keselamatan jiwa.


Jumat, 22 Agustus 2025

Tiga Pilar Batang Dikumpulkan, Bahas Strategi Jaga Kamtibmas dan Atasi Kemiskinan

 

BATANG - Tiga pilar keamanan di Kabupaten Batang—Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan kepala desa—mendapat arahan khusus dari jajaran pimpinan daerah untuk memperkuat sinergi. Pertemuan yang digelar di aula Kantor Camat Gringsing ini menekankan pentingnya kolaborasi dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman, dan mendukung peningkatan ekonomi masyarakat.

Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan, bersama Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana, dan Dandim 0736 Batang, Letkol Inf Andhika Baroto, memimpin langsung arahan pada Kamis, 21 Agustus 2025. Sejumlah pejabat tinggi, termasuk Plt. Sekda Sri Purwaningsih dan para camat se-Kabupaten Batang, turut hadir dalam acara tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Batang Edi Rahmat Mulyana, menyoroti peran strategis tiga pilar sebagai garda terdepan penjaga keamanan. Ia menekankan pentingnya menjaga soliditas dan solidaritas untuk menyelesaikan setiap permasalahan di masyarakat.

“Selesaikan setiap masalah dengan melibatkan tiga pilar. Lakukan langkah awal, cari permasalahan, cari solusi, dan selesaikan agar tidak sampai terjerat proses hukum,” ujar Kapolres Batang AKBP Edi. 

Ia juga berharap para petugas bisa turun langsung ke masyarakat dan mengayomi mereka. “Masyarakat aman, ekonomi akan meningkat. Hilangkan ego sektoral, jalin komunikasi demi kepentingan bersama,” pesannya.

Sementara itu, Dandim 0736 Batang, Andhika Baroto, mengingatkan bahwa sinergi dari level terendah, yakni tingkat desa, merupakan kunci utama menciptakan situasi yang kondusif. Ia mengajak tiga pilar untuk bersama-sama mengawal program pemerintah, seperti program Makan Bergizi Gratis, demi kesejahteraan masyarakat.

 "Tugas ke depan semakin banyak, kita harus terus menjaga kekompakan," tegasnya.

Bupati Batang Faiz Kurniawan menekankan bahwa kondusivitas keamanan adalah fondasi utama pembangunan. Ia menyebut tiga pilar keamanan (Kepolisian dan TNI) dan pilar pemerintahan (eksekutif dan legislatif) harus bersinergi.

Faiz juga menyoroti dua masalah sosial yang berpotensi memicu gangguan keamanan: kemiskinan dan perubahan struktur sosial. "Kemiskinan dan ketimpangan sosial akan memicu gangguan keamanan. Mari kita berantas kemiskinan dengan mendata masyarakat yang belum sekolah atau bekerja, lalu ajak mereka untuk kegiatan produktif," kata Faiz.

Ia juga mengajak tiga pilar untuk mengantisipasi kerawanan sosial yang dipicu oleh perubahan struktur sosial di mana karakter masyarakat perkotaan cenderung mengabaikan masyarakat miskin. "Mari kita aktifkan kembali forum masyarakat seperti rapat RT/RW, Tahlilan, atau Yasinan untuk membangun kembali kepedulian sosial," tutupnya.
Rabu, 30 Juli 2025

Mayat Balita Ditemukan di Pantai Batang, Polisi Dalami Dugaan Asal-usul Korban

 

BATANG - Dua mayat balita yang diketahui kakak beradik ditemukan di kompleks wisata pantai Sigandu Batang, pada Rabu (30/7/25) pagi. Kedua mayat berjenis kelamin perempuan. 

Informasi penemuan mayat tersebut awalnya didapatkan dari seorang pengunjung pantai, yang menduga mayat tersebut adalah sesosok boneka. Namun setelah didekati dan dipastikan, ternyata sesosok mayat balita dalam posisi telungkup. 

Selang satu jam kemudian, polisi menemukan jasad adiknya. Selain itu, polisi juga menemukan kendaraan orang tua korban yang tak jauh dari lokasi. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan, guna mengetahui penyebab kematian kedua korban. 

Kapolres Batang, AKBP Edi Rahmat Mulyana melalui Plt Kasi Humas Ipda Maulidya menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan. 

"Kedua korban disemayamkan di kamar jenazah RSUD Kalisari, untuk dilakukan outopsi guna kepentingan penyelidikan," jelas Ipda Maulidya. 

Dari informasi yang dihimpun,  kedua korban awalnya diketahui diajak ke pantai oleh ibunya selepas Subuh. Namun saat kejadian, ibu korban  belum ditemukan. 

"Saat ini, Ibu korban sudah ditemukan dan dibawa ke polres untuk dimintai keterangannya," terang Ipda Maulidya.

Jumat, 02 Mei 2025

Pimpinan DPRD dan Serikat Pekerja Batang Kecam Tindakan Anarkistis di May Day

 

SEMARANG – Peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Semarang, pada Kamis (1/5/2025), semula berlangsung damai dan kondusif. 

Ribuan buruh dari berbagai daerah memadati lokasi aksi sejak pagi hari untuk menyuarakan aspirasi terkait peningkatan kesejahteraan, perlindungan hak kerja, serta jaminan sosial.

Namun, suasana damai tersebut berubah menjadi ricuh saat sekelompok massa berpakaian serba hitam tiba-tiba muncul sekitar pukul 15.20 WIB. Massa ini diduga merupakan kelompok Anarko yang kerap dikaitkan dengan tindakan anarkistis dalam aksi-aksi serupa di sejumlah wilayah Indonesia.

Kelompok ini langsung melakukan aksi provokatif yang memicu kekacauan di tengah massa buruh. Beberapa fasilitas umum dilaporkan mengalami kerusakan akibat tindakan agresif kelompok tersebut.

Petugas kepolisian yang telah bersiaga di lokasi segera bertindak cepat. Polisi langsung mengamankan peserta aksi buruh dan mengarahkan mereka, termasuk mobil komando, masuk ke dalam halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah. Langkah ini dilakukan untuk menghindari kontak langsung antara buruh dan massa provokatif.

Kepolisian juga membentuk barikade dan mengambil tindakan pengamanan tambahan untuk mencegah eskalasi situasi. Suara sirene dan teriakan sempat memenuhi udara, menandai perubahan drastis dari suasana damai menjadi mencekam.

Langkah cepat yang diambil aparat kepolisian mendapat apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk pimpinan legislatif dan organisasi buruh di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Batang, Benny Aabidin, mengecam keras aksi anarkistis yang mencoreng makna damai peringatan May Day tahun ini. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Polda Jawa Tengah dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama aksi berlangsung.

“Kami sangat mengecam keras tindakan anarkis, dan saya pribadi mendukung serta berterima kasih kepada jajaran Polda Jateng yang sudah melakukan tindakan tegas terhadap orang-orang yang menunggangi aksi May Day tersebut,” ujar Benny saat dikonfirmasi, Jumat (2/5/2025).

Senada dengan Benny, Ketua Serikat Pekerja Nasional (SPN) Kabupaten Batang, Edi Susilo, juga menyampaikan kecaman terhadap aksi provokatif yang dilakukan oleh kelompok tak dikenal tersebut.

Menurut Edi, peringatan May Day seharusnya menjadi momen untuk memperjuangkan hak-hak pekerja secara damai dan bermartabat, bukan dijadikan ajang untuk melakukan tindakan anarkistis.

“Saya sangat mengapresiasi tindakan tegas pihak Polri saat mengamankan aksi rekan-rekan buruh saat May Day di Semarang. Sejatinya, May Day bukan untuk aksi anarkis, tetapi ruang aspirasi yang damai,” tegasnya.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Batang, Sucipto Adi, juga menyayangkan kericuhan yang terjadi. Ia menilai bahwa aksi damai buruh telah dirusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Kami sangat menyayangkan aksi rekan-rekan buruh yang harusnya damai malah ditunggangi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Sucipto.

Ia berharap, peristiwa seperti ini tidak terulang kembali, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Kabupaten Batang. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif sangat dibutuhkan agar para pelaku usaha dan pekerja dapat menjalankan aktivitasnya tanpa gangguan.

“Untuk itu saya sangat bangga dengan pihak kepolisian yang tegas dalam pengamanan aksi May Day kemarin. Kondisi yang kondusif sangat penting demi terciptanya iklim kerja yang aman dan nyaman bagi semua pihak,” ungkapnya.

Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menindak para pelaku provokasi dalam aksi tersebut.

Polda Jawa Tengah memastikan akan bertindak sesuai hukum dan tidak menoleransi tindakan kekerasan maupun anarkistis yang mencederai demokrasi.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, mengatakan pihaknya telah mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat dalam aksi provokatif tersebut. Barang bukti berupa benda-benda yang digunakan untuk melakukan perusakan juga telah diamankan.

“Ada beberapa orang yang sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Kami juga mengumpulkan bukti untuk memperkuat proses penyidikan,” katanya.

Polda Jateng menegaskan komitmennya untuk memberikan perlindungan terhadap setiap warga negara yang ingin menyampaikan aspirasi secara damai, sekaligus menindak tegas siapa pun yang mencoba mencederai keamanan dan ketertiban.

Dengan kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, terutama kelompok buruh, untuk tetap waspada dan tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memanfaatkan momen May Day untuk kepentingan lain di luar aspirasi pekerja.